Sang surya belum terbit meninggi, dunia masih tampak gelap gulita. Kala itu, di ba'da subuh yang sunyi dan dingin, jiwa kami dihangatkan oleh sesosok ustadz alumni Gontor plus dosen FPB UMY.
Pembahasan Al himkahtul Qiram pagi itu bertemakan Fitrah Agama.
Bahwasannya semua manusia yang dilahirkan di dunia ini adalah suci. Bahwasannya semua manusia sebelum dilahirkan ke dunia ini telah mengucapkan kalimat tauhid, bersaksi bahwa tiada sesembahan selain Allah ketika di alam ruh sana.
Namun, ketika dilahirkan di dunia ini, orang tua lah yang akan membawa anaknya apakah ia beriman atau tidak. Dalam hal ini beliau bertutur dengan lisan lembutnya. "Maka, kita harus bertaubat atas apa yang kita lakukan. Tatkala bayi lahir ke dunia semua dalam keadaan suci. Dan jika ia dimatikan setelah lahir atau sebelum balik, maka dia masih suci dan dimasukan ke dalam surga. Hati ini merinding, gundah gulana, iri.. tatkala dijelaskan hal itu. Memang aku tak pernah memilih untuk diberi umur sampai saat ini, tapi aku harus senantiasa bersyukur dan belajar untuk menyempurnakan pemahan islam. Mempelajari islam secara kaffah adalah penyembuh iri itu, yakni duduk bersama para ulama dan orang-orang baik kelak di taman-taman surga.

No comments:
Post a Comment